STANDAR PEMPIPAAN INSTALASI GAS MEDIS
- By: admin
- Category: Info Gas Medis
Pemipaan gas medis adalah salah satu komponen utama dalam sistem instalasi gas medis. Pipa yang digunakan harus merupakan pipa tembaga (copper) Tipe ASTM B.819 Tipe L dengan kadar tembaga diatas 99% sesuai dengan standar KEMENKES. Pipa ini nanti nya digunakan untuk mendistribusikan gas medis dari sentral menuju titik outlet yang ada dalam rumah sakit.
Pemasangan pipa gas medis harus bersih dari debu, gram/serbuk besi serta wajib dilakukan flushing dengan nitrogen. Kemudian agar bisa digunakan sebagai pengalir gas tentunya ada beberapa proses yang harus dilakukan salah satunya adalah sistem penyambungan pipa gas medis.
Sistem penyambungan Instalasi Gas Medis harus menggunakan las perak dengan gas campuran oxygen dan acetylene dan pada proses pengelasan harus dialiri gas Nitrogen. Untuk menyambung instalasi pemipaan gas medis harus menggunakan fitting-fitting yang sesuai seperti Tee, Elbow, Reducer dan Socket. Pemasangan pemipaan gas medis juga wajib menggunakan gantuangan pipa yang terbuat dari baja dengan jarak maksimum 2,5 meter.
Kemudian untuk ukuran pipa yang nantinya akan dipasang harus menyesuaikan kebutuhan/desain agar menjamin tekanan gas medis tidak akan berkurang pada saat dalam kondisi pemakaian maksimal.
Seluruh jaringan pipa Gas Medik dan Vakum Medik harus dilakukan pengetesan tekanan minimal 1,5 kali tekanan kerja selama 1x 24 jam dengan gas nitrogen pada saat selesai pemasangan jaringan pipa Gas Medik.
Untuk Info lebih lanjut bisa menghubungi :
Wa (Admin) : 082111220454
Telp : 021-22177202
Cintai Produk Dalam Negeri
Bangga Buatan Indonesia




